Inilah Fakta-Fakta Seputar Skizofrenia Pada Anak Yang Perlu Orang Tua Tahu

Sahabat Saya Sekalian | Skizofrenia adalah gangguan mental kronis yang menyebabkan penderitanya mengalami delusi, halusinasi, pikiran kacau, dan perubahan perilaku. Kondisi yang biasanya berlangsung lama ini sering diartikan sebagai gangguan mental mengingat sulitnya penderita membedakan antara kenyataan dengan pikiran sendiri..

Skizofrenia sendiri, merupakan suatu kondisi yang sangat langka diderita oleh anak-anak, dan sangat sulit sekali untuk mengidentifikasi gejalanya, pada fase awal. Di lingkungan tempat tinggalnya, anakmu mungkin akan mulai berpikir, bahwa ada seseorang yang berusaha untuk mengendalikan apa yang ia percayai. Atau mungkin juga, ia merasa bahwa ada seseorang, yang bisa menduga isi pikirannya.

Sementara itu di lingkungan sekolahnya, mungkin saja anakmu akan memiliki prilaku agresif, yang mungkin membuat guru-guru di sekolahnya akan mengira, bahwa anakmu memiliki masalah dalam perilaku. Semua hal tersebut, bisa jadi merupakan gejala-gejala yang perlu kamu curigai, karena mungkin itu merupakan gejala awal dari penyakit mengerikan tersebut.

Nah selain hal-hal tersebut, ternyata ada juga fakta lain seputar penyakit ini. Dan berdasarkan hal tersebut, pada kesempatan kali ini kita akan bahas buat kamu sekalian shabat, mengenai fakta-fakta seputar penyakit Skizofrenia yang menyerang anak. Tanpa membuang waktu lebih lama lagi. Berikut ini ulasannya :

Inilah Fakta-Fakta Seputar Skizofrenia Pada Anak Yang Perlu Orang Tua Tahu

Baca Juga : Hati-Hati!!! Empat Jenis Penyakit Berikut Bisa Diturunkan Orang Tua Pada Anaknya

Penyebab Terjadinya Skizofrenia Pada Anak

Menurut para peneliti, Skizofrenia dapat menyerang anak-anak, melalui cara yang sama dengan bagaimana penyakit ini menyerang orang dewasa. Namun, penelitian masih terus berlangsung untuk menemukan jawaban, mengapa Skizofrenia pada sebagian orang terjadi sejak mereka masih anak-anak, sedangkan yang lain terjadi setelah mereka dewasa.

Adapun penyakit Skizofrenia ini, dapat terjadi akibat beberapa faktor, seperti :

- Genetika

Faktor Genetika, memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan Skizofrenia, yang terjadi pada anak-anak. Apabila kamu memiliki sodara kandung atau orang tua, yang memiliki riwayat Skizofrenia, maka kamu 10% kemungkinan menderita penyakit satu ini. Namun, meski genetika dapat menjadi faktor penyebab Skizofrenia, tetapi bukan berarti penyakit tersebut pasti diturunkan.

- Struktur Otak

Jika anakmu memiliki struktur otak yang tak biasa, bisa saja itu menjadi faktor terjadinya Skizofrenia, pada sang anak. 

- Lingkungan

Terkadang lingkungan juga dapat memainkan peran penting, dalam menyebabkan penyakit Skizofrenia ini, menyerang anak-anak. Beberapa faktor lingkungan yang dapat menyebabkan Skizofrenia, diantaranya seperti kehilangan orang tua di masa kanak-kanak, kekerasan fisik pada anak, anak yang sejak bayi telah menderita infeksi virus, dan lain sebagainya.

Gejala-Gejala Penyakit Skizofrenia Pada Anak

Biasanya gejala awal dari penyakit Skizofrenia ini, mulai terlihat sebelum menginjak usia 18 tahun. Seiring berjalannya waktu, gejala-gejala yang ditimbukannya pun mungkinakan berbeda, sesuai dengan tingkat keparahan penyakit tersebut. Seiring berjalannya waktu, penyakit ini dapat bertambah buruk, namun terkadang juga justru dapat membaik.

Adapun gejala-gejala yang dapat timbul akibat penyakit Skizofrenia ini, seperti halnya : 

- Gejala Skizofrenia Pada Anak Usia Dini

Gejala awal penyakit ini pada anak, termasuk dengan isu-isu tumbuh kembang si kecil, seperti keterlambatan dalam merangkak, keterlambatan dalam berbicara, keterlambatan dalam berjalan, dan lain sebagainya.

- Gejala Skizofrenia Pada Anak Usia Sekolah

Terjadinya masalah pada pola tidurnya, prestasi di sekolah yang menurun, berperilaku aneh, depresi, bertabiat buruk, merasa kehilangan motivasi.

- Gejala Skizofrenia Pada Orang Dewasa

Tatkala anak-anak yang menderita Skizofrenia mulai beranjak dewasa, mereka akan menunjukan gejala-gejala yang lebih khas, dari penyakit Skizofrenia ini. Halusinasi, delusi, perilaku terdisorganisasi, postur aneh, irresponsiveness, dan lain sebagainya, merupakan gejala-gejala yang mungkin muncul, pada anak-anak penderita Skizofrenia yang beranjak dewasa.

Kapan Waktu Yang Tepat Tuk Berkonsultasi Dengan Dokter?

Kamu harus mulai berkonsultasi dengan dokter, tatkala anakmu menunjukan kebiasaan makan yang aneh, tak mau bersosialisasi, paranoid, memiliki ketakutan yang aneh dan juga ide-ide yang aneh, menjadikan khayalan sebagai kenyataan, serta memiliki sifat yang sangat agresif.

Baca Juga : Inilah Lima Perkara Yang Sebabkan Tidur Anak Kurang Berkualitas

Itulah ulasan mengenai fakta-fakta seputar Skizofrenia pada anak, yang wajib orang tua tahu sahabat sekalian. Jadi ketika kamu menemukan gejala-gejala tersebut ada pada anakmu, kamu harus berkonsultasi kepada dokter, dan mencari obat untuk menyembuhkannya sesegera mungkin. Jika penyakit serius ini tidak ditangani sejak kecil, itu hanya akan menyebabkan perilaku, emosional, dan segudang isu-isu kesehatan yang parah lainnya. Semoga informasi tersebut bermanfaat serta dapat menambah wawasan kamu sekalian.


Dilansir Dari :

www.boldsky.com

Subscribe to receive free email updates: